PERJUSAMI JOMBLO

Seperti biasa sebelum berkemah aku melakukan persiapan. Persiapan reguku adalah menyewa tenda dan membagi tugas apa yang harus di bawa saat kemping. Aku di perintahkan untuk membawa tahu dan ubi. Karena menjaga agar tidak basi ibuku membelinya pagi di hari keberangkatan. Malam sebelum hari keberangkatan aku meyiapkan persiapan pribadi, seperti baju ganti, obat obatan, peralatan mandi dll. Besoknya sesudah Sholat jumat. Aku kerumah dan memeriksa perlengkapan. Setelah selesai aku diantar saudaraku ke sekolah.

Di sekolah aku lega karena kukira teman teman ku sudah bersiap pergi. Aku datang ke regu ku dan mengobrol seperti biasa. Namun, aku lupa membawa kartu. Aku lebih terkejut disaat aku tak membawa buku merah putih dan sku. Aku bertanya pada regu dan yang mereka katakan “ eug sia dititah kuliling leuweung tah”. Aku pun terus dalam kekhawatiran tak membawa buku dan sku. Kami cukup menunggu lama. Sampai setelah ashar baru angkot tiba dan kami berangkat.

Di perjalanan kami bernyanyi, bercanda, dan mengomomgkan orang yang suka pada anggota kami. Maghrib pun tiba dan setelah beberapa saat kami merasakan terjalnya perjalanan saat naik. Kami pun berdoa dan Alhamdulillah sampai di tempat bumi perkemahan. Kami sampai malam hari dan wajar apabila disana sangat gelap. Kami di perintahkan untuk mendirikan tenda. Pencahayan sangat dibutuhkan apalagi saat membuat pasok. Kami kesulitan dalam memasang tenda selain gelapnya lingkungan, tanah yang kering membuat pasoknya lepas karena membuat retakan pada tanah. Walaupun begitu kami berhasil memasang tenda.

Setelah memasang tenda Kang Braja memerintahkan untuk makan. Kami menyiapkan kompor portebel dan meyimpan panci diatasnya yang berisi air. Kami masukan ubi dan rebus hingga mendidih dan kami makan. Setelah itu kami sholat bergililran dan melakukan jaga malam bergiliran. Aku mendapat bagian ke tiga, jadi aku tidur duluan.

Aku terbangun saat jaga malam kedua, aku berusaha tidur tapi tak bisa jadi aku keluar dan ikut jaga malam. Jaga malam kedua terdiri dari aku, idan, dan iki. Kami memasak air di panci bersama perempuan. Aku menghangatkan tubuh didekat kompor. Karena terlalu dingin aku pun menjadi pilek. Setelah air mendidih aku minum dan aku sedikit enakan. Karena sudah tak kuat dan takut nanti siang aku sakit aku ijin ke pir untuk tidur duluan.

Read more ›

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi, Perkemahan

Perkemahan Batu Kuda 5-7 Juni 2015

SALAM PRAMUKAAAA….!!!!!

Sebelumnya perkenalkan nama saya adalah Fauzan WP sebagai anggota dari regu elang. Saya akan menceritakan kegiatan perkemahan batu kuda 5-7 juni 2015.

Kegiatan dimulai dengan berkumpul pangkalan SMPN 13. Sambil berkumpul regu kami mengecek peralatan regu dan peralatan pribadi..setelah memastikan barang barang sudah lengkap. Kami beristirahat sejenak. Setelah beberapa lama istirahat regu kami membeli makanan sebagai makan siang.setelah semua anggota regu selesai makan siang kami melaksanakan shalat ashar.setelah shalat ashar kami bersiap siap dengan kembali mengecek barang, sambil menunggu kedatangan angkot. Kami menunggu angkot cukup lama. Dan akhirnya angkot dating. Kami langsung masuk kedalam angkot dengan memasukan barang terlebih dahulu. Regu kami disatukan dengan regu Nusa Indah. Namaun karena angkot penuh saya, Farrel Dan Kahfi bergabung dengan angkot regu lain.kami berangkat dari pangkalan sekitar pukul 16.00 atau sesudah salat ashar.

Perjalanan menuju batu kuda cukup lama karena jarak jauh dan terkendala macet. Karena itu kami sampai di bumi perkemahan di saat langit sudah gelap, atau sekitar jam 19.00 WIB. Setelah sampai kami dan regu lainnya langsung naik menuju lokasi perkemahan, yang tidak terlalu jauh dari gerbang perkemahan. Sampai disana kami langsung memilih tempat untuk mendirikan tenda.

Read more ›

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi, Perkemahan

Perjusami di Batu Kuda

SALAM PRAMUKA…!!!

 

Sebelumnya perkenalkan nama saya Kahfi Adha sebagai anggota dari regu elang. Saya akan menceritakan kegiatan perjusami  5-7 Juni. Saya akan bercerita tentang perkemahan di Batu Kuda. Sehari sebelum berkemah, saya menyewa carrier & tenda. Pulang menyewa tenda dan carrier saya langsung bersiap-siap untuk keesokan hari, saya menyiapkan apa yg harus dibawa.

Keesokan harinya, kami berkumpul pukul 14.00 WIB. Sambil menunggu kang Braja, saya,Farrel dan Fauzan WP memeriksa barang bawaan kami, ternyata barang bawaan Axel masih berantakan, lalu kami bertiga membereskan barang bawaan axel. Setelah itu kang Rifqi WS dan  kang Rizal menyarter angkot. Saat angkot datang kami memasukkan barang bawaan ke dalam angkot, saat barang dimasukkan, ternyata angkot kami terlalu penuh jadi saya pindah ke angkot regu Hiu. Saat diangkot kami bercanda sambil mengisi waktu.

Kami  sampai di Batu Kuda pukul 1900.setelah itu kami mendirikan tenda, kami mendirikan dua tenda, satu tenda untuk barang dan satu tenda lagi untuk tidur. Setelah mendirikan tenda kami memasak makanan untuk makan malam. Setelah makan kami memuat api unggun kecil untuk menghangatkan diri.

kahfi-1

Setelah membuat api unggun kami bergantian jaga malam.

Read more ›

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi, Perkemahan

Menjelajahi Batu Kuda

[Mungkin lebih tepatnya perkemahan, tapi kami juga menjelajah]

SALAM PRAMUKA! Kenalkan saya Entity Nur Layla atau lebih akrab dipanggil Layla atau NTT. Saya adalah pimpinan regu Anggrek di Pramuka 13 Gugusdepan Nagagini 13008.

Menjelang keberangkatan ke Batu Kuda, regu saya diharuskan menyiapkan banyak hal, mulai dari Menyewa tenda sampai membuat menu makanan higga hari ketiga perkemahan. Saya sendiri tidak sibuk-sibuk packing, karena saya sudah punya penglaman berkemah, jadi sudah bisa packing walau mungkin masih berantakan.

Pada hari keberangkatan, saya pergi ke sekolah jam 8 pagi agar bisa mengambil tenda yang kami sewa, alhasil saya terlambat ke sekolah. Para anggota pramuka, termasuk saya, memakai seragam pramuka sejak pagi. Kami menunggu hingga waktu berangkat tiba, sayangnya kami telat dari waktu berangkat yang telah ditetapkan.Walau begitu kami tetap menikmati perjalanan.

Sesampainya disana hari sudah malam, kira-kira sudah jam 7. Kami memasang tenda di kegelapan malam dengan penerangan seadanya. Kami makan dan juga shalat. Waktu tidur kami dari jam 10.00 malam hingga 4.30 pagi. Selama itu, ada yang melakukan korve malam/jaga malam.

Pagi pertama, setelah shalat, olahraga pagi, dan membersihkan diri, kami pergi hiking ke Batu Kuda. Dari situ, kami melanjutkan perjalanan menjelajahi hutan mencari jalan ke puncak gunung Manglayang, sayangnya kami salah jalan dan masuk ke hutan bambu yang ternyata adalah jalur evakuasi. Akhirnya kami kembali. Setelah shalat, makan siang, dan menyelesaikan beberapa tugas, yaitu menanyakan tentang batu kuda ke penduduk sekitar dan membuat laporan, kami membersihkan diri dan mempersiapkan makan malam. Malam itu ada acara api unggun, pada api unggun setiap regu disuruh untuk menampilkan 1 drama pantomim, setelah itu kami menyanyikan lagu api unggun, sayangnya apinya tidak begitu besar, sehingga tidak begitu menghangatkan. Pada jam 9.30 malam, semua pergi ke tenda masing-masing kecuali mereka yang mendapat bagian korve/jaga malam.

Read more ›

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi, Perkemahan

Sedikit Mengenai Pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD)

KHD

Mengenai pendidikan, fokus utama KHD bukan pada murid-murid, tetapi pada sosok guru. Guru jadi sentral, karena guru itu digugu dan ditiru. Sementara murid itu ibarat tanaman Jati. Ditanam sekarang, hasilnya baru bisa dilihat 20-30 tahun lagi.

Bangsa kita sekarang kena penyakit tidak paham proses. Penyakit berbahaya yang menyebabkan orang-orang berorientasi pada hasil akhir saja. Tidak memahami/menghargai proses menuju hasil akhir.

Pemikiran KHD sangat berorientasi proses. Saat prosesnya bagus insya Allah hasilnya bagus. Untuk itu diperlukan sosok guru yang baik, yang mengayomi.

Dirangkum dengan sangat baik oleh KHD dalam 3 poin:
1. Ing ngarso sung tulodo. Di depan memberi teladan.
2. Ing madyo mangun karso. Di tengah membangun kemauan/karsa.
3. Tut wuri handayani. Di belakang mendorong untuk maju.

Ada berapa banyak guru-gurumu yang menerapkan 3 poin KHD tersebut?

Seorang guru haruslah bisa melihat kebaikan dari setiap muridnya. Tidak bisa ia membuang sebagian muridnya dikarenakan nakal/bodoh.

Tugas guru lah saat melihat kebobrokan seorang anak, ia mencari kebaikan anak itu dan memanfaatkannya untuk memperbaiki keburukan2nya.

Seorang guru pun tidak bisa melepaskan titel gurunya selepas pulang sekolah. Sama seperti halnya pembina pramuka atau pemuka agama. Di mana pun berada, tingkah laku dan ucapannya akan selalu diperhatikan.

Karenanya berbahaya sekali apabila guru itu dianggap sebagai profesi. Karena guru itu haruslah sebuah pengabdian.

Jadi, tugas berat pendidikan Indonesia saat ini bukan infrastruktur, bukan kurikulum. Tetapi membenahi guru-guru di seluruh nusantara.

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Pembina

KIM

KIM di halaman parkir

SALAM PRAMUKAAAA….!!!!!

Sebelumnya perkenalkan nama saya adalah Fauzan WP sebagai wakil ketua dari Regu Kalajengking. Saya akan menceritakan kegiatan Latihan Sabtu, 9 April 2015.

Latihan dimulai pukul 08.00 dengan diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Farrel dari regu Elang. Setelah itu Kang Braja memerintahkan untuk membawa alat tulis dan buku merah putih dan kembali lagi. Kang Braja menjelaskan tentang materi pada latihan ini materi pada latihan ini adalah KIM. KIM adalaah permainan yang ditemukan oleh Baden Powell yang diambil dari ceritanya dari buku Scouting For Boys. Tentang anak cerdas bernama Kimbal O’Hara. Permainan KIM terdiri dari beberapa jenis yaitu: KIM Lihat, KIM Cium, KIM Dengar, KIM Raba, dan KIM Rasa. Namun yang dilatih pada latihan ini adalah KIM Lihat dan KIM Dengar.

Read more ›

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Latihan Rutin, Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi

Menyusup Ke Markas Belanda Dan Jepang!

Sanggar Penyusupan

Latihan Sabtu, 14 Maret 2015. Adik-adik setelah upacara pembukaan langsung dilepas oleh Kang Braja untuk menuju Dago Pakar. Di sana adik-adik diminta untuk menyusup ke markas Jepang dan markas Belanda!

Penuh keseruan pastinya, bersama anggota regu merasakan gelapnya gua Jepang dan gua Belanda, dan berlatih membuat tenda darurat.

Berikut adalah karya puisi yang dibuat oleh adik-adik terinspirasi kegiatan Latihan Sabtu – Dago Pakar.

Read more ›

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Hiking, Latihan Rutin, Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi

Regu Elang Jelajah Kota

PETA PERJALANAN

Peta Perjalanan

LAMBANG REGU

Elang

ABSENSI :

  • Muhammad Fauzan (PIR) (Hadir)
  • Ryan Oktaviandi (PAR) (Hadir)
  • Farrel Gibran Hafizha Khansa (Juru Uang) (Hadir)
  • Humam Zainul Arief (Juru Adat) (Hadir)
  • Faris Tristan Fabian (Anggota) (Hadir)
  • Axel (Anggota) (Izin)
  • Farhan Al-Faridzi (Anggota) (Hadir)

Read more ›

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Kegiatan, Latihan Rutin, Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi

Regu Hiu: Jelajah Kota

Hiu

Hiu

Sabtu, 7 Maret 2015

Pada pelaksaan pramuka kali ini, kita akan menjelajahi beberapa wilayah di kota Bandung. Tetapi, dari 5 anggota regu hiu, hanya 3 anggota yang hadir, dan ada 1 anggota baru yang juga turut hadir. Maulidan sebagai Pir, Audy sebagai Juru Alat/Par, dan Luthfi sebagai Juru Uang dan Haikal sebagai anggota baru.

Sebelum menjelajahi kota Bandung, kami berkumpul di pangkalan SMPN 13 Bandung untuk melaksanakan upacara pembukaan. Setelah itu, kami membuat baris berbanjar per-regu, dan Pir regu dipanggil oleh Kang Braja untuk membuat himpunan. Para Pir ditugaskan untuk mengecek barang bawaan anggota regu masing-masing, barangkali ada yang belum lengkap. Setelah semua pir mengerti, himpunan pun dibubarkan.

Read more ›

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Kegiatan, Latihan Rutin, Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi

Regu Sakura Jelajah Kota Bandung

Sakura

Sakura

Sabtu, 7 Maret 2015

Kegiatan kali ini, kita akan menjelajah ke beberapa tempat di Kota Bandung. Sayangnya, dalam kegiatan kali ini hanya ada 3 orang yang hadir, yaitu Jasmine sebagai juru uang, Hawwa sebagai juru adat, dan Zahra sebagai juru komunikasi. Sedangkan yang lainnya berhalangan untuk hadir.

Sebelum menjelajah kota, kami berkumpul terlebih dahulu di pangkalan SMPN 13 Bandung. Di pangkalan kami melakukan upacara pembukaan.

Selanjutnya kami membuat barisan berbanjar per regu. Pir dipanggil Kang Braja untuk membuat himpunan. Karena Pir Regu Sakura berhalangan untuk hadir, dan begitu pun dengan Par Regu kami ini, jadi diwakilkan oleh Jasmine. Para Pir Regu di perintah oleh Kang Braja untuk mengecek barang, barangkali ada yang belum lengkap. Setelah semua mengerti himpunan dibubarkan.

Read more ›

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Kegiatan, Latihan Rutin, Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi

Sekali Memandu! Tetap Memandu!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 1.322 pengikut lainnya

Arsip
Kategori