Perkemahan di Batu Kuda

Salam Pramuka!!!

Perkenalkan nama saya Ajrina Ahsan Yasya sebagai seketaris/kerani dari regu Anggrek. Kali ini saya akan bercerita tentang perjusami di Batu Kuda yang berlangsung tanggal 5-7 Juni 2015.

Pada H-3 semua perlengkapan regu sudah lengkap, tapi perlengkapan saya sendiri baru lengkap pada H-1.

Perkemahan dimulai hari jumat, kami kumpul di SMPN 13 BDG jam 14.00 WIB. Tapi, kami baru berangkat kurang lebih jam 16.00 WIB.

Untuk menuju ke Batu Kuda, kang Braja sudah menyiapkan angkot. Kebetulan regu saya satu angkot dengan regu Hiu, selama perjalanan ada yang mengobrol, bercanda, tidur, main hp, nyanyi, dan ada yang lagi galau juga.

Pukul 18.30 WIB kami sampai di Batu Kuda, lalu kami langsung diperintahkan untuk berbaris sesuai regu. Kemudian kami jalan ke tempat perkemahan dengan senter sebagai penerangan, sesampainya di sana kami dipersilahkan mencari tempat untuk mendirikan tenda. Karna kami sampainya malam hari, jadi kami kesulitan mendirikan tenda karena minimnya penerangan, akhirnya kami berbagi tugas. Ada 2 tugas yaitu, ada yang mendirikan tenda dan ada yang memegangi senter untuk penerangan.

Sekitar 30 menit kemudian kami selesai mendirikan tenda dan membereskan tas, setelah itu kami mulai memasak untuk makan malam. Kami berbagi tugas kembali, ada yg membuat api, memasak, dan menyiapkan bahan bahan. Menunya adalah roti dan kornet, yang memasak adalah Khanza, menurut saya kornetnya terlalu asin, dan bisa dibilang sangat asin.

Setelah makan malam, kami diperintahkan untuk berhimpun. Di dalam himpunan, kang Braja memberi peraturan-peraturan.

Pukul 22.30 kami melakukan hening malam, dan yang bertugas jaga malam pertama adalah Wulan dan Jinan. Saya dan Khanza mendapat jaga malam yg ke dua, dan yang terakhir Layla.

Pukul 04.30 kami dibangunkan, lalu kami pergi ke wc untuk mengambil wudhu setelah itu kami shalat berjamaah dan dilanjutkan kuliah subuh. Setelah itu kami berolahraga.

Setelah olahraga kami membuat makan untuk sarapan, menu sarapan kali ini adalah nasi goreng. Yang membuatnya adalah Khanza, dan alhasil nasi gorengnya sangat sangat sangat asin padahal sudah kami ingatkan garamnya jangan banyak banyak. Rasanya seperti makan garam saja dan lidah saya terasa perih, walaupun nasi gorengnya sudah ditambahkan abon dan gula tetap saja rasanya masih sangat sangat asin.

Setelah sarapan, kami bebersih diri lalu bersiap siap untuk hikking ke tempat terdapatnya Batu Kuda.

Sekitar 15 menit kami sampai di tempat Batu Kuda, menurut saya Batu Kuda tidak mirip sama sekali dengan kuda. Karena saya tidak kuat melanjutkan hikking akhirnya saya, Hannan, Wulan, dan Jinan memutuskan untuk kembali. Setelah meminta izin ke kang Braja untuk kembali kami memulai perjalanan, kami berempat sempat kebingungan jalan mana yang harus dilewati, tp akhirnya sampai juga. Sambil menunggu yang lain hiking, kami berempat membereskan tenda dan memungut sampah yang berserakan. Lalu kami mulai membuat nasi untuk makan siang.

Sekitar 2 jam kemudian akhirnya yang lain kembali, dengan baju yang kotor. Kali ini yang memasak saya menunya kangkung dan nasi, tp sayang kangkungnya sudah layu jadi hanya sedikit jadi kami makan dengan gorengan, saya lupa menambahkan garam jadi rasanya tawar tp enak, dan akhirnya kami bisa makan enak, banyak, dan kenyang.

Sorenya kami diberi tugas untuk mencari sejarah tentang Batu Kuda, akhirnya saya, Wulan, dan Layla yang mencari informasi tersebut. Setelah tugas itu selesai kami diberi tugas untuk menggambar panorama dan membuat drama untuk acara api unggun.

Malam pun tiba, setelah shalat magrib kami berhimpun membuat api unggun dan mulai menampilkan hasil drama dari masing masing regu. Lalu kami mendengarkan cerita dari kang Raihan dan pak Dachyar, karena kami kelelahan jadi kami mulai mengantuk dan akhirnya bubar.

Yang bertugas jaga malam pertama adalah Layla, kedua Jinan dan wulan, dan terakhir saya dan khanza. Saat jaga malam, suhunya sangat dingin dan saya tak kuat menahan rasa ngantuk akhirnya saya membawa sleeping bag lalu tidur.

Sekitar jam setengah lima lebih kami dibangunkan untuk shalat subuh berjamaah, kuliah subuh, dan olahraga. Setelah itu seperti biasa kami membuat sarapan, menu sarapannya awalnya roti tapi kami tukar jadi nasi liwet, dan menurut saya nasi liwet nya agak asin dan tidak ada lauknya.

Kami kembali diberi tugas untuk mengunjungi tempat baru, kami bagi bagi tugas lagi ada yang ikut mengunjungi tempat baru dan ada yang menanyai ke pengunjung tentang Batu Kuda. Saya dan Khanza tidak ikut. Saat Layla, Jinan, dan Wulan pergi, saya dan khanza membuat jagung bakar😀.

Jam 11.00 Layla, Jinan, dan Wulan kembali. Lalu kami mulai packing untuk pulang, kemudian bebersih diri dan sholat dzuhur. Setelah itu kami makan siang.

Lalu kami diperintahkan untuk membersihkan tempat perkemahan. Setelah selesai kami melalukan upacara penutupan.

Lalu kami melanjutkan perjalanan pulang, saat pulang pun regu saya satu angkot dengan regu Hiu. Saat perjalanan pulang lebih sepi dari pada saat pergi, mungkin sudah pada capek jadi sudah tidak bersemangat.

Kami sampai dipangkalan sekitar jam 15.00 WIB, lalu kami menunggu dijemput.

ajrina-1 ajrina-2 ajrina-3 ajrina-4 ajrina-5 ajrina-6 ajrina-7layla-1jinan-5

Gerakan Pramuka Gugusdepan Kota Bandung 13007-13008 Panduputra-Nagagini Pangkalan SMP Negeri 13 Bandung.

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi, Perkemahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Sekali Memandu! Tetap Memandu!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

Arsip
Kategori
%d blogger menyukai ini: