Perjusami di Batu Kuda

SALAM PRAMUKA…!!!

 

Sebelumnya perkenalkan nama saya Kahfi Adha sebagai anggota dari regu elang. Saya akan menceritakan kegiatan perjusami  5-7 Juni. Saya akan bercerita tentang perkemahan di Batu Kuda. Sehari sebelum berkemah, saya menyewa carrier & tenda. Pulang menyewa tenda dan carrier saya langsung bersiap-siap untuk keesokan hari, saya menyiapkan apa yg harus dibawa.

Keesokan harinya, kami berkumpul pukul 14.00 WIB. Sambil menunggu kang Braja, saya,Farrel dan Fauzan WP memeriksa barang bawaan kami, ternyata barang bawaan Axel masih berantakan, lalu kami bertiga membereskan barang bawaan axel. Setelah itu kang Rifqi WS dan  kang Rizal menyarter angkot. Saat angkot datang kami memasukkan barang bawaan ke dalam angkot, saat barang dimasukkan, ternyata angkot kami terlalu penuh jadi saya pindah ke angkot regu Hiu. Saat diangkot kami bercanda sambil mengisi waktu.

Kami  sampai di Batu Kuda pukul 1900.setelah itu kami mendirikan tenda, kami mendirikan dua tenda, satu tenda untuk barang dan satu tenda lagi untuk tidur. Setelah mendirikan tenda kami memasak makanan untuk makan malam. Setelah makan kami memuat api unggun kecil untuk menghangatkan diri.

kahfi-1

Setelah membuat api unggun kami bergantian jaga malam.

Besoknya saat bangun tidur, saya langsung mengambil air wudhu untuk shalat shubuh berjamaah. Setelah shalat kami berolah raga lalu memasak makanan untuk sarapan. Setelah sarapan kami upacara pembukaan perkemahan lalu bersiap-siap untuk hiking ke batu kuda. Saat perjalanan ke Batu Kuda, kami melihat banyak pohon karet. Sesampainya di Batu Kuda, kami beristirahat sebentar. Setelah itu kami mengexplore jalan untuk ke puncak gunung manglayang, jalan yang ditempuh agak licin dan sangat curam tetapi kami melanjutkan perjalanan. Saat diperjalanan, ada jalan yang tidak mampu ditempuh karna licin dan sangat curam, Jadi kami turun kembali.

kahfi-2

Saat turun kami beristirahat lagi di batu kuda, saat itu saya sadar bahwa pisau komando kang Rifqi WS hilang, setelah itu regu Macan Kumbang dan kang Braja kembali ke hutan bambu dan yang lainnya kembali ke tempat berkemah. Saat sampai di perkemahan kami regu elang langsung membersihkan diri. Saat selesai membersihkan diri, regu Macan Kumbang sudah kembali ke perkemahan dan pisau komando itu tidak ditemukan, sekarang pisau itu telah melegenda.

Setelah itu,kami memasak untuk makan siang. Selesai makan siang, kami mendapat tugas untuk mencari legenda tentang Batu Kuda dan Kopi Manglayang. Setelah itu kami mendapat tugas lagi untuk membuat peta pemandangan. Setelah itu kami shalat maghrib dan membereskan tenda. Setelah membereskan tenda kami shalat isya dan memasak makanan untuk makan malam. Setelah makan malam kami mendapat tugas untuk membuat drama tentang batu kuda dan menceritakannya di depan api unggun. Setelah semua regu selesai, semua di suruh tidur kecuali yang jaga malam.

Saat jaga malam kami bernyanyi lagu-lagu pramuka, dan saat itulah kami mendapat lagu baru dari kang Dachyar yaitu lagu IPK, setelah api unggun mati, kami yg jaga malam pertama langsung tidur. Saat bangun tidur saya mengambil air wudhu untuk shalat shubuh berjamaah. Setelah shalat kami berolahraga lalu memasak makanan untuk sarapan. Setelah sarapan kami tidak diberi tugas sampai pukul 09.00. setelah kami diberi tugas untuk menjelajahi daerah gunung manglayang sampai pukul 11.30, lalu kami berencana untuk menjelajah ke puncak gunung manglayang. Kami pergi dengan kang Rifqi WS dan kang Nabhan Afif dengan membawa 3 botol air mineral.saat 1 KM sebelum puncak, waktu sudah pukul 10.00,lalu kami kembali turun ke tempat perkemahan.

kahfi-3

Setelah sampai ke tempat perkemahan, kami langsung membereskan barang untuk pulang, dan kami membersihkan alat masak untuk makan lalu shalat. Setelah shalat kami memasak makanan untuk makan siang lalu membongkar tenda. Setelah itu kami upacara menutupan perkemahan. Kami berangkat ke pangkalan pukul 14.00 lalu sampai di pangkalan pukul 14.30.

Manfaat yang saya dapatkan adalah lebih mandiri, percaya diri, bertanggung jawab dan berani melakukan sesuatu yg jarang ataupun tidak pernah dilakukan di rumah. Yang menurut saya masih kurang adalah waktu kosong yg tidak dipakai untuk melakukan hal-hal untuk membuat sesuatu yg menurut kita baru.cerita yg paling menarik adalah saat pisau komando milik Kang Rifqi WS hilang, karena saya yang paling pertama menyadari bahwa pisau komando itu hilang.

Gerakan Pramuka Gugusdepan Kota Bandung 13007-13008 Panduputra-Nagagini Pangkalan SMP Negeri 13 Bandung.

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi, Perkemahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Sekali Memandu! Tetap Memandu!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

Arsip
Kategori
%d blogger menyukai ini: