Pengaruh Turunnya Presipitasi Berwujud Cairan Terhadap Kinerja (Kemampuan Kerja) Seseorang yang Mengaku Pelajar/Mahasiswa

Latihan dalam dunia maya mempermudah kita membuat suatu karya tetapi masih dalam batas-batas tertentu. Karena pertemuan tatap muka masih jauh lebih efektif dalam membuat suatu karya. Tetapi pada akhirnya teknologi harus kita kuasai karena terbukti mempermudah sarana kita berkomunikasi.

2014/01/08(Wednesday)
Braja Santika (BS) : Mantep hujannya. Dua hari hujan terus semaleman.
BS: Han, tos di bandung?
Mochamad Primasakti (MP) :

001
widyarinar(W) : Coba hujan duit
W:

002
BS: Hujan kieu teh ngeunahna ngopi bari ngajieun tutulisan.
MP:

008
BS: Aya opatan yeuh… kita mulai dengan judul…
BS: Judul: “Pengaruh hujan terhadap kinerja seseorang”
BS: Coba prim, definisikan hujan. Naon hujan teh?
MP: Hujan adalah salah satu bagian dari daur air dimana air yang sudah menguap berkumpul membentuk awan dan akhirnya jatuh kembali ke bawah.
BS: Apakah hujan hanya berbentuk air?
MP: Tidak. Menurut wikipedia “Hujan adalah sebuah presipitasi berwujud cairan”
BS: oke sip.
BS: Ayeuna giliran mahasiswa baru. Rin, kinerja itu apa?
BS: Nah, sambil nunggu rina menjawab. Pekerjaan/kegiatan apa yg sama sekali tidak dapat dikerjakan saat hujan?
MP: Berjemur.
W: Kinerja itu suatu proses dalam melakukan suatu pekerjaan
W: Bener gak? Huehhe

006
Siti Abiyya Fajriati (SAF) : Bikin kti ini teh kang?
SAF:

007
BS: Bolehlah rin. Coba cek kata kbbi apa?
BS: Bener prim. Tak mungkin berjemur diluar rumah. Naon deui coba?
BS: Wah, ada yg sedang sibuk ngerjain kti. Apa kabar biy? Heuheu.
W: ki·ner·ja n 1 sesuatu yg dicapai; 2 prestasi yg diperlihatkan; 3 kemampuan kerja (tt peralatan);
ber·ki·ner·ja v 1 memperlihatkan prestasi; 2 berkemampuan (dng menggunakan tenaga): mesin ~ tinggi ini terdiri atas dua poros turbin gas, propeler, dan peralatan kontrol
MP: Bikin api unggun juga tidak bisa.
BS: Okey. Berarti outdoor activity itu tidak enak disaat hujan.
BS: Nah, sekarang cari kebalikannya, apa saja kegiatan yg dapat dilakukan saat hujan?
BS: Oke rin, berdasarkan kbbi cocoknya berarti definisi yg mana? Yg berhubungan dengan judul yg kita sedang bahas saat ini.
MP: Make payung atau jas hujan.
W: Yang kbbi kang, kayaknya yg paling tepat kemampuan kerja
W: Jd pengaruh hujan terhadap kemampuan kerja seseorang
BS: Bagus rin… paling cocok sigana.
BS: Kemudian bicara payung atau jas hujan, itu artinya, sebetulnya tidak ada halangan buat bekerja/berkegiatan.
SAF: Sedeng kang ga baik ga jelek juga=))
MP: Setuju knag.
MP: *kang
BS: Secara hakiki berarti tidak berpengaruh dong?
MP: Tetap ada pengaruh psikologi kang.
BS: Sebentar.. kita harus definisikan juga, ini hujan seperti apa yg dimaksud.
MP:

003
BS: Apakah hujan badai? Atau gerimis romantis? Hehe.
BS: Coba yg cocok jadi bahasan ini hujan yg seperti apa?
MP: Hujan romantis, kang.
W: Hujan yg deras tapi bukan badai juga
BS: Kalau hujan badai, tampaknya kita kategorikan saja kedalam bencana alam. Jd tidak usah diitung.
W: Karena kalau hujan romantis tantangannya gak seberapa, msh bisa melakukan pekerjaan seperti biasa
MP: Tapi namanya bagus teh. Romantis.
BS: Oke, kalau gitu kita bahas hujan dengan skala antara romantis dan badai.
W: Hmm yang lagi jatuh cintrong hahhaaha

009
MP:

010
W:

004
BS: Hahahaha. Balik lagi ke bahasan. Setelah tadi ternyata kinerja tetep bisa baik asalkan ada alat bantu seperti payung/jas hujan.
BS: Kita coba pertanyaan berikutnya. Hujan selama apa yg bisa membuat kinerja terganggu?
W: Seharian
BS: Hmm, tapi ada yg nenggelitik. Para ojek payung, itu masuk kemana? Mereka kan malah semangat kalau ada hujan.
MP: Tergantung pekerjaan yang dilakukan dulu kang.
W: Jd ini mau ambil sudut pandang global/keseluruhan atau mayoritas aja kang?
BS: Berarti kita perlu definisi tambahan untuk judul kita. Seseorang yg dimaksud itu apakah orang pada umumnya, atau spesifik, seperti misalnya pelajar/mahasiswa. Mana yg lebih menarik?
W: Bisa dibilang ojek payung itu kan hanya pekerjaan semusim
MP: Pelajar/mahasiswa kang.
W: Jgn ambil pelajar/mahasiswa gimana? Kegiatan mereka kan bisa dibilang lebih banyak indoor
BS: Tapi walaupun semusim mereka bener2 semangat waktu hujan. “Payungnya kakak….” hehe
BS: Ga masalah menurutku banyak indoor pun. karena yg kita cari tau adalah pengaruh kinerjanya.
W: Hm yasudah boleh boleh
BS: Jadi judulnya: Pengaruh turunnya presipitasi berwujud cairan terhadap kinerja (kemampuan kerja) seseorang yg mengaku pelajar/mahasiswa.
BS: Jadi keren. Hehehe.
W: Yang mengaku lah kang haha
BS: Kan saya geus lain mahasiswa. Jadi ngaku2 weh. Hihihi.
BS: Nah, mari kita lanjutkan. Tadi ada bahasan, baru akan berpengaruh saat hujannya turun seharian.
BS: Ada sanggahan?
MP: Itu berpengaruh kalau pekerjaan yang akan dilakukan berhubungan dengan perjalanan.
W: Tidak juga prim, msh banyak yg lain
MP: Contohnya teh?
W: Pembangunan rumah terganggu, semennya gak kering2
BS: Ngebangun rumah mah bukan kerjaan pelajar meureun…
W: Ohiya maaf salah ya kan lg bahas pelajar/mahasiswa ya haha maaf melenceng gak konsen
BS: Adeuh… yg ga konsen…
MP:

004
W: Td lg ngobrol kang sm IBU
W:

005
BS: Calon Ibu mertua. Hihihi.
W: Haha tidak, belum itu belum
W: Udh lanjut
BS: Oke. Jadi kalau misalkan sedang belajar di kelas, terus hujan terus2an, berpengaruh tidak?
BS: Tapi sigana kehiatan belajar mah, hujan tidak hujan, kinerja tetap. Monoton turun. Hahaha.
W: Kl dulu pas sma mah, kalo diluar kelas hujan belajarnya jadi makin fokus kang aku ngerasanya, terus makin enak
MP: Setuju teh.
BS: Hmm, berarti kinerja meningkat dong yah?
W: Yaya bisa jadiiii
BS: Coba yg lainnya ini apakah sama, saat hujan belajar malah makin fokus?
MP: Kalau yang hitung-hitungan biasanya lebih lancar kang.
W:

012
Dega Damara (DD) : tapi berdampak psikologis kang. matak tunduh di kelas kalau diluar hujan terus
W: Aku malah seger loh kang, kalo diluar panas malah ngantuk yang ada
W: Apa beda2 tiap orang?
BS: Tunduh itu bukan dampak psikologis deg.
DD: haha dampak males aja kayanya kang….
W: Dampak teu sare jeunf kurang oksigeb
BS: Tapi akibat kurang oksigen ke otak. Akibat kelelahan.
W: Oksigen*
BS: Nah, coba dimodif sedikit. Bagaimana kalau belajarnya di rumah?
BS: Apakah sama meningkat juga fokusnya?
BS: Atau malah bikin mie rebus.
BS: Hehehe.
BS: Plus kopi/coklat/teh panas.
MP: Asa gak ngaruh kalau di rumah mah.
BS: Bagaimana yang lain?
W: Dirumah mah obo yg ada
W: Sama nonton tv haha
BS: Yg lain tampaknya sedang berpikir keras =))
BS: Kita masuk saja ke pertanyaan terakhir. Apakah ada dampak psikologisnya?
BS: Jika ada apakah itu?
W: Jadi….galau

013
MP:

014
BS: Naha galau rin?
W: Kan hujan romantis, kalo jomblo mah jd galau
W:

011
MP:

015
BS: JLEBB!
W:

016
BS: Obrolan dua jam yg menarik. Nanti saya coba kumpulkan untuk dimasukkan blog sanggar🙂
BS: Ini hadiah penutup:

BS: Raindrops keep fallin on my head…
MP: Kahujanan

Gerakan Pramuka Gugusdepan Kota Bandung 13007-13008 Panduputra-Nagagini Pangkalan SMP Negeri 13 Bandung.

Tagged with: ,
Ditulis dalam Ambalan Nagagini, Ambalan Panduputra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Sekali Memandu! Tetap Memandu!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

Arsip
Kategori
%d blogger menyukai ini: