46 Tahun Gugus Depan

Tiada gunung terlalu tinggi, buat kami daki di awan panas,

tiada jurang terlalu dalam, buat kami kuturuni di malam kelam,

hutan rimba padang lalang, dusun sunyi  jalanan jauh,

panas terik hujan berangin, ayolah terus maju,

pantang menyerah hati kami karena terlatihnya,

pasukan jalan kakilah

bersatu lawan semua.

Penjelajahan

46 tahun sudah gugus depan membina tunas-tunas bangsa. Seiring perkembangan jaman tentunya tantangan-tantangan yang ditemui oleh adik-adik saat ini berbeda dengan 10 tahun yang lalu.

Kecepatan dan kemudahan teknologi informasi, kemudian mahalnya biaya untuk berkegiatan di alam terbuka adalah tantangan utama yang harus dihadapi.

Kita dituntut kreatif memberikan solusi menjawab tantangan tersebut. Maraknya pemberitaan kejahatan dan kecelakaan di media menambah berat beban yang harus dijawab oleh gugus depan.

Jika dulu cukup dengan persiapan sederhana saja kita sudah bisa berkegiatan di alam terbuka, maka saat ini segalanya harus dipersiapkan lebih matang. Mulai dari permohonan ijin kepada pihak mabigus serta orang tua, hingga survey lapangan.

LPBB XV Tahun 2012

Bukan pramuka namanya jika tidak kreatif. Sesulit apapun rintangan yang dihadapi, hadapi dengan senyuman, jalan keluar akan menampakkan dirinya.

Tantangan teknologi informasi haruslah membuat para pembina mengupgrade dirinya. Menguasai teknologi adalah syarat mutlak agar tetap selalu update dengan kondisi adik-adik di era baru ini. Ada banyak cara yang dapat dilakukan, cara yang paling cepat tentunya berdiskusi langsung dengan adik-adik yang menguasai teknologi tersebut. Praktek lapangan selalu berhasil.

Tantangan mahalnya biaya berkegiatan di alam terbuka harus disiasati degan lebih cerdik. Hal ini terutama sehubungan dengan kurikulum baru (Kurikulum 2013) yang mewajibkan mengembangkan gugus depan di pangkalan sekolah. Solusinya adalah bekerja sama dengan pembina-pembina dari gugus depan-gugus depan yang lain. Berbagi ilmu, membahas bersama bagaimana melaksanakan suatu kegiatan yang kreatif. Pertemuan antar pembina tersebut jika dapat dilaksanakan secara rutin akan berdampak positif terdapat pembinaan di gugus depan pada umumnya.

Akan tetapi muncul kesulitan berikutnya, bagaimana cara efektif menjalin komunikasi / silaturahim dengan mabigus dan orang tua adik-adik?

Mulailah dengan tujuan, visi, misi, kemudian kembangkan menjadi program gugus depan yang menarik. Sampaikan hal-hal tersebut secara sistematis. Maka hasilnya adalah dukungan dari seluruh pihak yang terkait.

Pada akhirnya, semua kembali kepada para pembina. Bagaimana para pembina dapat konsisten tetap berada pada relnya, demi mencapai tujuan.

Sekali memandu! Tetap memandu!

Gerakan Pramuka Gugusdepan Kota Bandung 13007-13008 Panduputra-Nagagini Pangkalan SMP Negeri 13 Bandung.

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam HUT, Pembina

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Sekali Memandu! Tetap Memandu!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

Arsip
Kategori
%d blogger menyukai ini: