Lattu Memperingati Maulid Nabi dan Hari Baden Powell

Lattu hari ini bertema sesuai dengan judul yang telah tertera diatas. Ya. Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan hari lahir Lord Baden Powell (ditulis oleh Widyatri salah satu anggota Regu Melati).

Kami para G7 disuruh dateng jam 7. Ya, tapi gara gara saya bangun jam setengah 7, jadi we rada telat. hehehe. Setelah saya sampai di depan gerbang sekolah, ternata sanggar masih dalam keadaan terkunci, sementara, di luar sanggar sudah terdapat Teh Widy, Teh putri, Arti, Biyya, Aas, Teh Rizqia. Huhhhuhu. Ternyata pembina belum datang. Jadinya saya menunggu diluar terlebih dulu.

Tak lama kemudian, Kang Braja datang bersama teh Santi. akhirnya kita bisa masuuk! (meni bahagia. haha) Setelah bisa masuk, saya, arti, dan biyya pun langsung memakai kaos regu yang sudah kita bikin kemaren. huhh.Ternyata masih harus dihairdryer dulu. Setelah itu, langsung deh dipake. Hehe. Tuh gera, si Lulu mah kakarek dateng. Jadi aja kudu pake acara lari larian segala. Hahahahaha.

Setelah semuanya siap, Kami pun disuruh buat apel pagi dulu. PIN UPnya saya lagi. haha. Walaupun rada ancur, tapi tak apa. Setelah apel selesai, saya bersama aji dipanggil pembina untuk diberikan clue. Clue yang pertama yaitu, “binatang ini sering membantu mengantarkan surat tapi dalam bahasa sunda.” Sayangnya, pada saat itu, saya sedang ngeblank, tiba tiba ga bisa bahasa sunda. Untung saja lulu bisa mengatasi masalah tersebut. Setelah acara pemberitahuan clue, saya bersama para kumel + Teh Putri langsung tancap gas ke arah Museum Geologi (itupun setelah kami mengira ngira nama jalan. Hahaha) Tas, kami pun akhirnya memutuskan untuk menaiki angkot Buah batu dulu setelah itu kami menaiki anngkot kelapa dago. Waw, kami sempat keriweuhan (bahasanyaaa) sama tongkat. Haha.

Setelah naek angkot kelapa dago, kami pun sempat kebingungan. Mau naik yang mana lagi ya? dan akhirnya, kami pun bertanya pada tukang angkot yang sedang ngetem. Akhirnya, sampailah kami didepan museum geologi dengan selamat sentosa. Oalah. Ternyata tugas kita belum selesai. Cluenya masih belum terpecahkan, akhirnya, kami pun berinisiatif untuk bertanya kepada mang mang penjual gorengan, eh, ternyata emang tersebut ga ngerti akan pertanyaan yang kita maksud, daripada ribut, mendingan kami pergi aja.

Akhirnya kita menemukan jalan JAPATI. (itu juga setelah bertanya pada bapak bapak yang sedang nongkrong di warkop). Yahh, Regu MP ternyata sudah sampai duluan, kelihatannya mereka sedang dijemur (kayak baju aja), ohoho, ternyata mereka dijemur gara gara harus nungguin kita. Setelah saya memberikan laporan, Teh Santi pun akhirnya memulai games sungai dan buaya. Cara memainkan game ini adalah kardus yang tadi sudah kita bawa dirobek, disusun memanjang, dan juga, semua anggota regu harus melewatinya, tanpa ada yang keluar dari area kardus. MP menang. Huuh. Ya sudah tak apa. Setelah itu, kami semua disuruh membuat sebuah kapal dari kertas. Ya walaupun rada aneh tapi jadi juga😀

Clue selanjutnya adalah Binatang yang jika ingin menarik lawan jenisnya suka melebarkan sayapnya dan menciptakan warna warna yang indah. Merak. Yep. Itu dia. Kami pun langsung menuju ke arah jalan Merak. MP sudah sampai terlebih dahulu. Oke. Seperti biasa. Saya laporan dulu. Setelah itu, kami disuruh menuliskan apa yang dirasakan dan juga menuliskan hikmah setelah bermain Sungai dan Buaya. Selesai juga. Tapi, tetap saja MP yang selesai duluan. Sabaaar, sabaaar…

Setelah dari jalan merak, kami pun bergegas ke Taman Lansia. Disana, penutup mata pun akhirnya dipakai juga.. Saya disuruh untuk menggiring anggota regu saya ke arah teh widy. Setelah sampai disana, saya pun memberikan laporan. Disini gamesnya adalah, mempercayai teman.Kami diajak berputar putar taman . Dan secara bergantian pula, salah satu dari kami menggiringnya. Yang paling ekstrim itu arti. dia mengajak kami semua ke arah sungai. Woow. Saya hampir saja jatuh karenanya. Arti, arti, ada ada sajaa..

Dan permainan ini pun akhirnya selesai dan Kami pun keluar sebagai pemenangnya (sotoy). Karena kami duluan selesai, kami pun langsung diberikan kertas berisi clue clue yang mengarah ke Museum Geologi. Dan woww. Banyak sekali pengunjung di hari itu. Kami pun akhirnya berdesak desakkan. Banyak sekali clue yang memusingkan, tapi akhirnya bisa terpecahkan. Dan woow, MP masih belum juga menyelesaikan clue tersebut. Ini kesempatan emas kami agar bisa sampai di sekolah terlebih dahulu. daaaan..

YAAAA! KAMI YANG SAMPAI DULUAAAN! haha. walaupun sempat kehujanan, tapi tak apa, waahoo!
Kami merayakan kemenangan ini dengan hujan hujanan di tengah lapangan. Memang menyenangkan sekali. Akhirnya kami bisa menang dari MP. hahaha. MP juga sempat kebingungan melihat kami basah kuyup. Setelah itu, Kami pun disuruh masuk ke dalam kelas. Disana, kami memeriksa jawaban jawaban dari clue yang sudah kami pecahkan tadi. Kumel salah 3. MP juga salah 2. heuheuheu.
Kami juga diminta untuk menyusun kata kata yang suda dipecahkan. dan hasilnya adalaah..

Gerakan Pramuka Gugusdepan Kota Bandung 13007-13008 Panduputra-Nagagini Pangkalan SMP Negeri 13 Bandung.

Tagged with: ,
Ditulis dalam Latihan Rutin, Pasukan Christina Martha Tijahahu, Pasukan Sam Ratulangi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Sekali Memandu! Tetap Memandu!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

Arsip
Kategori
%d blogger menyukai ini: