SKU – Syarat-Syarat Kecakapan Umum

SKU, bagi para pembina dan adik-adik kita terkadang adalah hal yang merepotkan. Bagaimana tidak, isinya sungguh berat, padahal mereka sudah banyak dibebani oleh pelajaran-pelajaran di sekolahnya. Belum lagi kalau mereka juga ikut tambahan pelajaran diluar sekolah. Entah bagaimana caranya SKU itu bisa dengan cepat diselesaikan.

Sebagai alat pendidikan di dalam Gerakan Pramuka, SKU semestinya adalah alat yang menyenangkan, suatu alat yang mampu merangsang adik-adik kita berkompetisi meraih kecakapan tertinggi, dan mengasah kemampuan hidup (life skill) mereka. Isinya yang tidak berubah dari sejak pertama kali PP (Petunjuk Penyelenggaraan)-nya dikeluarkan, memperlihatkan bahwa SKU masih tetap relevan dengan tujuan Gerakan Pramuka yang terdapat di dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.

Namun, hal itu akan jadi sia-sia tatkala waktu yang tersedia untuk menyelesaikan semua mata uji didalam SKU tidak mencukupi. Mengapa demikian? Karena peserta didik dan pembinanya hanya dapat bertemu satu kali dalam seminggu, itu pun waktu latihan/pertemuan pasukan. Waktunya tentu saja sangat sempit.

Bagaimana mengatasinya?

Tidak ada cara yang mudah, jaman kita sekarang ini sudah terlalu banyak dicekoki segala hal yang serba instan. Sehingga, sangat menyedihkan kalau sampai para pramuka jaman sekarang juga ikut-ikutan instan. Adik-adik kita harus memahami bahwa segala sesuatu itu butuh proses. Persis seperti nama-nama kecakapan umum untuk golongan penggalang, Ramu – Rakit – Terap. Sebelum dapat menerapkan, harus bisa meramu dan merakit terlebih dahulu.

Kami di gugusdepan sepakat, untuk menyeragamkan pengujian SKU. Kami buat Silabus SKU, dengan maksud mempermudah proses penilaian dan pengujian SKU. Hasilnya memang belum memuaskan, tetapi setidaknya adik-adik kita jadi paham, bahwa segala sesuatu itu perlu proses. Penilaian SKU itu seluruhnya dinilai berdasarkan proses.

Pengujian yang paling baik tentunya adalah pengujian yang tidak disadari oleh adik-adik kita. Biarkan mereka berlatih dan berkegiatan. Ketika telah selesai beri mereka hadiah tanda tangan SKU yang sesuai dengan kegiatan yang telah dilakukan oleh adik-adik kita tersebut.

Kemudian peran kwartir sebagai satuan gerak harus lebih maksimal. Karena dengan program yang baik, adik-adik kita insya Allah akan mau menyelesaikan SKU, supaya dapat ikut serta berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh kwartir.

Tidak ada regu terlatih, yang ada adalah regu yang selalu berlatih.

Sekali Memandu! Tetap Memandu!

SKU yang baru sudah disahkan melalui SK Kwarnas Nomor 198 Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Syarat Kecakapan Umum.

DOWNLOAD:

SKU Penggalang Ramu

Gerakan Pramuka Gugusdepan Kota Bandung 13007-13008 Panduputra-Nagagini Pangkalan SMP Negeri 13 Bandung.

Tagged with:
Ditulis dalam SKU dan SKK
2 comments on “SKU – Syarat-Syarat Kecakapan Umum
  1. Faisal Irzan "Phoenix-GunungTilu" mengatakan:

    Kegiatan sanggar zaman skrg lebih variatif dibandingkan 10 thn yg lalu,ada arung jeram (thn 2003 jg pernah ngadain di saguling,ngan caina teu dikocorkeun ku bendungan plta pln,jd we batal arung jeramna,hanas mondok digigireun walungan),jalan2 bareng pake motor (baheula mah sa-ambalan nu boga motor ngan 2an,anggotana belasan,sesana naik sapeda,nang nginjeum eta ge,hehe) Pokoknya lanjutkan kegiatan sanggar,biar tetap eksis,ditunggu riung mumpulungnya ok
    Sekali memandu tetap memandu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Sekali Memandu! Tetap Memandu!

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

Arsip
Kategori
%d blogger menyukai ini: